Kamis, 12 November 2015

PRELIUM-9

MAKRO EKONOMI
Soal 2006:
1.    Jelaskan gagasan-gagasan utama (Main idea) dari berbagai pemikiran ekonomi makro terutama dari  aliran Keynesian, aliran Moneteris, aliran makro ekonomi klassik baru (New Classical Macroeconomics),  serta aliran makroekonomi Keynesian baru (New Keynesianism) mengenai issue-issue pokok ekonomi makro berikut:
a.    Pandangan tentang ekonomi pasar (market economy). (nilai 5 poin)
b.    Penyebab ketidakstabilan dalam perekonomian makro. (nilai 5 poin)
c.    Kebijaksanaan makroekonomi yang tepat (appropriate)  (nilai 5 poin)
d.    Pengaruh kebijaksanaan moneter (money supply) terhadap perekonomian. (nilai 5 poin)
e.    Pandangan tentang velositas uang (velocity of money) (nilai 5 poin)
f.     Pengaruh kebijaksanaan fiscal terhadap perekonomian (nilai 5 poin)
g.    Pandangan tentang cost push and demand full inflation. (nilai 5 poin)
(total nilai 35 poin)        

Jawab:

Jawaban (Muana Naga Hal 63 /  dalam bentuk tabel)
Perbandingan antara Aliran Keynesian, Moneteris, Makroekonomi Klasik Baru dan Makroekonomi Sisi Penawaran:

Persoalan (issue) yang menjadi perdebatan
Aliran Keynesian (Keynesianism)
Aliran Moneteris (Monetarism)
Aliran Makro-ekonomi Klasik Baru (Newclassical Macroeconomics)
Aliran Makro-ekonomi Sisi Penawaran (Supplyside acroeconomics)
Pandangan tentang ekonomi pasar (market economy)
Pada dasarnya tidak stabil (fundamentaily unstable)
Dalam jangka panjang stabil
Dalam jangka panjang stabil
Bisa stagnant kalau tidak ada insentif untuk bekerja, menabung dan menginvestasikan uang
Penyebab ketidakstabilan dalam perekonomian
Unequal antara S dan I (perubahan dalam AD) dan karena AS shocks
Kebijakan moneter yang tidak sesuai/tepat (fluktuasi dalam Ms)
Guncangan (shocks) jangka pendek dalam AS dan AD yang tidak terantisipasi
Perubahan di dalam penawaran agregat (AS)
Kebijakan makro yang tepat / sesuai (appropriate)
Kebijakan fiskal dan moneter yang aktif  dan sesekali menggunakan income policy
Aturan moneter, misalnya:constrant monetary growth rate rule
Aturan moneter, misalnya: constant
monetary growth rate rule
Kebijakan-kebijakan yang meningkatkan penawaran agregat (AS)
Pengaruh kebijakan moneter (money supply) terhadap perekonomian
Melalui perubahan dalam tingkat bunga yang kemudian mempengaruhi I dan NNP
Mempengaruhi permintaan agregat secara langsung yang kemudian mempengaruhi NNP
Tidak mempunyai pengaruh karena hasil (outcome) dari kebijakan tersebut dapat diantisipasi (anticipated)
Melalui pengaruhnya terhadap investasi yang kemudian mempengaruhi penawaran agregat
Pandangan tentang velositas uang
Tidak stabil
Stabil
Tidak ada kesepakatan/ konsensus
Tidak ada kesepakatan / konsensus
Pengaruh kebijakan fiskal terhadap perekonomian
Mempengaruhi AD dan NNP melalui proses pengganda
Tidak mempunyai dampak kalau tidak diikuti dengan perubahan dalam MS
Tidak mempunyai dampak karena hasil dari kebijakan tersebut dapat diantisipasi
Mempengauruhi NNP dan tingkat harga melalui perubahan di dalam AS
Pandangan tentang cost-push inflation
Mungkin saja terjadi karena guncangan dengan penawaran agregat
Tidak mungkin dalam jangka panjang kalau tidak terjadi pertumbuhan jumlah uang Ms yang berlebihan
Tidak mungkin dalam jangka panjang kalau tidak terjadi pertumbuhan jumlah uang beredar yang berlebihan
Mungkin (karena turunnya produtivitas, naiknya biaya yang disebabkan adanya regulasi dan sebagainya)
Sumber : Campbell R.McConnell and Stanley R.Brue (1990), Macroeconomics : Principles, Problems & Policies,p.392.
  1. Pandangan tentang ekonomi pasar (market economy)
Aliran Keynesian
    • Pada dasarnya tidak stabil (fundamentally unstable)
Aliran Moneteris
    • Dalam jangka panjang stabil
Aliran New Classical Macroeconomics (aliran Rational Expectation)
    • Ekonomi Pasar (Market Economy) dalam jangka panjang stabil
Aliran New Keynesianism
    • Bisa stagnant kalau tidak ada insentif untuk bekerja , menabung, dan menginvestasikan uang
  1. Penyebab Ketidakstabilan dalam perekonomian makro
Aliran Keynesian
    • Unequal antara S dan I (perubahan dalam AD) dan karena AS shocks
Aliran Moneteris
c.       Kebijakan moneter yang tidak sesuai /tepat (fluktuasi dalam Ms)
Aliran New Classical Macroeconomics
d.      Guncangan (shocks) jangka pendek dalam AS dan AD yang tidak terantisipasi.

Aliran New Keynesianism
e.       Perubahan di dalam penawaran agregat (AS)

  1. Kebijaksanaan makroekonomi yang tepat (appropriate)

Aliran Keynesian
·         Kebijakan fiskal dan moneter yang aktif dan dan sesekali menggunakan income policy

Aliran Moneteris

·         Aturan moneter misalnya : constant monetary growth rate rule
Aliran New Classical Macroeconomics
·         Aturan moneter misalnya : constant monetary growth rate rule

Aliran New Keynesianism
·         Kebijakan-kebijakan yang meningkatkan penawaran agregat (AS)

  1. Pengaruh kebijaksanaan moneter (money supply) terhadap perekonomian
Aliran Keynesian
h.      Melalui perubahan dalam tingkat bunga yang kemudian mempengaruhi I dan NNP
Aliran Moneteris
i.         Mempengaruhi permintaan agregat secara langsung, yang kemudian mempengaruhi NNP

Aliran New Classical Macroeconomics
j.        Tidak mempunyai pengaruh karena hasil (outcome) dari kebijakan tersebut dapat diantisipasi (anticipated)  

Aliran New Keynesianism
k.       Melalui pengaruhnya terhadap investasi yang kemudian mempengaruhi penawaran agregat

  1. Pandangan tentang velositas uang (velocity of money)

Aliran Keynesian
·         Tidak stabil

Aliran Moneteris
·         Stabil

Aliran New Classical Macroeconomics
·         Tidak ada kesepakatan / Konsensus

Aliran New Keynesianism
·         Tidak ada kesepakatan / Konsensus

  1. Pengaruh kebijaksanaan fiscal terhadap perekonomian
Aliran Keynesian
n.      Mempengaruhi AD dan NNP melalui proses pengganda

Aliran Moneteris
    • Tidak mempunyai dampak kalau tidak diikuti dengan perubahan dalam Ms

Aliran New Classical Macroeconomics
    • Tidak mempunyai dampak karena hasil dari kebijakan tersebut dapat diantisipasi
Aliran New Keynesianism
    • Mempengaruhi NNP dan tingkat harga melalui perubahan di dalam AS

  1. Pandangan tentang cost push and demand full inflation
Aliran Keynesian
·         Mungkin saja terjadi karena guncangan dalam penawaran agregat

Aliran Moneteris
·         Tidak mungkin dalam jangka panjang kalau tidak terjadi pertumbuhan jumlah uang Ms  yang berlebihan

Aliran New Classical Macroeconomics
·         Tidak mungkin dalam jangka panjang kalau tidak terjadi pertumbuhan jumlah uang beredar yang berlebihan

Aliran New Keynesianism
·         Mungkin (karena turunnya produktivitas , naiknya biaya yang disebabkan adanya regulasi dan sebagainya.)

                                      
2.    Tulislah esey singkat tentang Aggregate supply function: classical  (New classical) vs Keynsian (New Keynesian), peran ekspektasi (rational expectation vs adaptive expectation) dalam analisis makroekonomi serta perbandingan kelemahan/keunggulan pendekatan AS-AD dan IS-LM dalam analisis ekonomi makro yang ada di literatur  makroekonomi selama ini. (total nilai 10 poin)
Jawab: Muana Nanga Hal 147 – 150 (ringkas dan cari tambahan untuk ekpektasi)
AD - AS
ü  Model AD – AS, menggambarkan tingkat perekonomian secara menyeluruh dilihat dari tingkat harga dan dapat dilihat dampaknya terhadap perekonomian jika terdapat kebijakkan kebijakkan yang mempengaruhinya terhadap keseimbangan perekonomian.
ü  Membentuk kurva AD : Pendekatan Keynesian Efect (perubahan kurva IS) dan Piggou Effect (perubahan kurva LM ).
ü  Pergeseran  Kurva AD disebabkan oleh adanya kebijakan Moneter dan Fiskal
ü  Membentuk Kurva AS : Pendekatan Keynesian ( asumsi tingkat upah rigid) dan pendekatan Klasik (asumsi tingkat upah flexibel)
IS – LM
ü  Titik pertemuan antara kurva IS & LM, adalah titik keseimbangan perekonomian secara umum
ü  Model IS-LM awalnya dikembangkan oleh Hicks (1937), sebagai interpretasinya atas buku Keynes, The Geno-al Theory (1936). Menurut Hicks, yang dimaksud Keynes dengan keseimbangan ekonomi adalah keseimbangan bersamaan (joint equilibrium).
Lengkapi dari buku Muana Nanga
3.       Dalam analisis perekonomian terbuka (open macroeconomic analysis), evaluasi asumsi, mekanisme dan efektivitas dampak kebijaksanaan fiskal (budget defisit) berikut perbandingannya dengan kebijakan ekspansi moneter dalam regim flexible (managed  floating)  exchange  rate. Mengapa dampak kebijakan Fiskal tidak predictable bahwa akan selalu terjadi defisit balance of payment (BOP) yang kemudian akan berakibat pada depresiasi exchange rate? (nilai 10 POINT).
Jawab: Muana Nanga Hal 221-223 (flexible (managed floating) exchange rate)
                      Muana Nanga Hal 213-216 (pendekatan LM)

  1. Dulu adalah Growth with Equity dan saat ini Pro-poor Growth, sementara banyak kubu political economy sesungguhnya lebih mempromosikan wage-led growth yang tampak pula kini lebih dikomprontasikan dengan profit-led growth. Saudara diminta untuk mengemukakan berbagai relevansi paradigma wage-led growth tersebut beserta dampaknya untuk kasus perekonomian indonesia saat ini dalam memacu pertumbuhan ekonomi dengan kualitas penyerapan tenaga kerja yang tinggi demi menurunkan tingkat pengangguran dan kimiskinan. (Total nilai 25 poin)
Jawab:



  1. Harian Kompas baik terbit hari Rabu 6 Desember, Kamis 7 Desember maupun Kamis 21 Desember 2006, mengulas kekaguman jurnalis pada aspek tertentu keberhasilan pembangunan di Negara India. Berdasarkan ulasan jurnalis harian Kompas itu, Saudara diminta untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut:
a)      Strategi apakah yang diterapkan  pemerintah India dalam mengembangkan industri teknologi informasi (TI)? dan apa hasilnya?
b)      Strategi apakah yang diterapkan oleh pebisnis India untuk masuk ke kancah globalisasi? Berikan contoh-contoh konkritnya!
c)       Disamping keberhasilan India dalam mengembangkan Industri TI, India masih banyak memiliki pekerjaan rumah (PR). PR-PR apakah yang dimaksud itu?
d)      Belajar dari keberhasilan India itu, apa yang menurut Saudara Indonesai harus lakukan?
(Total nilai 20 poin)

NITHA YG AKAN KERJAKAN

PRELIUM-8

Soal 2005
1.    Dalam wacana Classical Macroeconomics anda diminta untuk merekonstruksi the classical revolution khususnya bagaimana kaum Klasik melakukan koreksi terhadap doktrin Merchantilism abad 16 dan 17 itu!
             (nilai 15 poin)
JAWAB
      Istilah “merkantilisme” berasal dari kata merchant, yang berarti “pedagang”. Menurut paham merkantilisme, tiap negara yang berkeinginan untuk maju harus melakukan perdagangan dengan negara lain. Sumber kekayaan negara harus akan diperoleh melalui “surplus” perdagangan luar negeri yang akan diterima dalam bentuk emas atau perak. Bagi penganut merkantilisme sumber kekayaan negara adalah dari perdagangan luar negeri, dan uang sebagai hasil surplus perdagangan adalah sumber kekuasaan. Tidak heran kalau kebijaksanaan perdagangan waktu itu sangat mendorong ekspor dan sedapat mungkin berusaha agar impor dibatasi.
Secara garis besar ajaran merkantilism antara lain:
·        Batasi import/ proteksi
·        Pemerintah harus aktif dalam perekonomian
·        Dorong industri produsen barang substitusi impor
·        Surplus nilai ekspor harus dibayar dengan emas (alat penumpuk kekayaan).
·        Uang sebagai tujuan dan mengabaikan kepuasan manusia
·        Perdagangan satu arah (mendorong ekspor, melarang impor).

Penerapan doktrin merkantilisme menimbulkan kesenjangan atau ketidakadilan dalam masyarakat, dimana pada masa itu Saudagar dan Penguasa membentuk suatu kekuatan ekonomi yang sangat kuat dan cenderung merugikan masyarakat lainnya. Inilah yang menjadi dasar kritikan kaum klasik.
      Ajaran tentang doktrin perekonomian liberal yang berasal dari Adam Smith menandai adanya suatu perubahan yang revolusioner dalam pemikiran ekonomi. Pada masa-masa sebelumnya, terutama pada masa merkantilis, peran negara posisinya sangat tinggi di atas individu-individu. Tetapi sejak era Smith kepentingan individu yang lebih diutamakan. Kepentingan negara tidak hanya dinomorduakan, bahkan lebih dari itu, negara justru diberi tugas demi menjamin terciptanya kondisi dimana setiap orang bebas bertindak melakukan yang terbaik bagi diri mereka masing-masing.
Doktrin klasik, antara lain:
·        Kebebasan individu
·        Pasar bebas (penentuan harga berdasarkan mekanisme pasar melalui interaksi permintaan dan penawaran yang didasarkan pada prinsip pasar bebas).
·        Faktor produksi yang menekankan bahwa manusia adalah faktor produksi utama dalam perekonomian.
Jadi ajaran perdagangan bebas pada dasarnya dikembangkan menjadi kritik terhadap merkantilisme. Karena merkantilis menginginkan pembatasan dalam perdagangan, kebijakan mereka akan membatasi pasar untuk produsen domestik dan menghalangi peningkatan standar hidup rakyat (Inggris).
Sumber: Deliarnov
2.    Jelaskan gagasan-gagasan utama (Main idea) dari berbagai pemikiran ekonomi makro terutama dari  aliran Keynesian, aliran Moneteris, aliran makro ekonomi klassik baru (New Classical Macroeconomics),  serta aliran makroekonomi Keynesian baru (New Keynesianism) mengenai issue-issue pokok ekonomi makro berikut:
a.    Pandangan tentang ekonomi pasar (market economy). (nilai 5 poin)
b.    Penyebab ketidakstabilan dalam perekonomian makro. (nilai 5 poin)
c.    Kebijaksanaan makroekonomi yang tepat (appropriate)  (nilai 5 poin)
d.    Pengaruh kebijaksanaan moneter (money supply) terhadap perekonomian. (nilai 5 poin)
e.    Pandangan tentang velositas uang (velocity of money) (nilai 5 poin)
f.     Pengaruh kebijaksanaan fiscal terhadap perekonomian (nilai 5 poin)
g.    Pandangan tentang cost push and demand full inflation. (nilai 5 poin)
(total nilai 35 poin)

Jawaban (Muana Naga Hal 63 / buat dalam bentuk tabel)
LIHAT JAWABAN 25 JAN 2006


3. Berikut ini adalah kerangka analisis Kurva IS-LM:
Anda diminta menganalisis posisi (keadaan) di luar General Equilibrium point (titik E) yaitu posisi:
-       Excess Supply of Goods (ESG)
-       Excess Demand of Goods (EDG)
-       Excess Supply of Money (ESM)
-       Excess Demand of Money (EDM)

Jawaban

LIHAT JAWABAN 25 JAN 2006


4.  Tulis pula esey secara sistematik dan kaitkan dengan  perkembangan  school of thoughts teori ekonomi (historical)  tentang hal-hal berikut:
a. Isu  kelemahan  fondasi mikro dalam teori  ekonomi  makro dewasa ini, sehingga jelas pengamatan Saudara tentang posisi Keynesian dan new Keynesian terutama ketika berhadapan dengan klasik  (monetarist) dan new classical macroeconomics. (nilai 5 POINT)
Jawab :  (Muana Nanga hal 41)  & LIHAT JAWABAN 25 JAN 2006

Isu beberapa kelemahan (weaknesses) dari pandangan kaum klasik dengan mengatakan bahwa (1). Penurunan di dalam tingkat bunga tidak akan secara otomatis mendorong investasi bisnis secara memadai untuk mewujudkan kesempatan kerja penuh (full employment). Keynes mengatakan bahwa rencana investasi oleh sektor bisnis itu selain ditentukan oleh tingkat suku bunga , juga dipengaruhi atau ditentukan oleh ekspektasi mengenai masa yang akan datang. (2) penurunan upah uang (nominal) juga tidak memadai sebagai mekanisme koreksi terhadap masalah pengangguran yang ada. Hal ini disebabkan karena penurunan upah nominal akan ditentang keras oleh kaum buruh, yang memiliki posisi cukup kuat bersama serikat buruhnya.
b. Aggregate supply function: neoclassical synthesis (New classical) vs Keynsian (New Keynesian), sehingga jelas pengamatan Saudara tentang kesalahan perspektif fondasi mikroekonomi untuk makroekonomi tentang derivasi Kurva AS  tersebut (10 POINT)
                   Jawab : Muana Nanga Hal 44 & LIHAT JAWABAN 25 JAN 2006


5. Dalam analisis perekonomian terbuka (open macroeconomic analysis), evaluasi asumsi, mekanisme dan efektivitas dampak kebijaksanaan  ekspansi moneter dalam  regim flexible (managed  floating)  exchange  rate. Kemudian, tunjukkanlah   argumentasi Saudara  baik  dengan menggunakan  framework analisis IS-LM  maupun Monetary Approach serta Assets Approach sehingga jelas perbedaan         esensial tentang asumsi dan prosedur analisis antara pendekatan tersebut dalam menjelaskan suatu fenomena yang sesungguhnya serupa yaitu terjadinya potensi krisis BOP dan depresiasi exchange rate. (nilai 15 POINT).
            Jawab: Muana Nanga Hal 221-223 (flexible (managed floating) exchange rate)
                      Muana Nanga Hal 213-216 (pendekatan LM)


PRELIUM-7

Soal 2005
1.    Dalam wacana Classical Macroeconomics anda diminta untuk merekonstruksi the classical revolution khususnya bagaimana kaum Klasik melakukan koreksi terhadap doktrin Merchantilism abad 16 dan 17 itu!
             (nilai 15 poin)
JAWAB
      Istilah “merkantilisme” berasal dari kata merchant, yang berarti “pedagang”. Menurut paham merkantilisme, tiap negara yang berkeinginan untuk maju harus melakukan perdagangan dengan negara lain. Sumber kekayaan negara harus akan diperoleh melalui “surplus” perdagangan luar negeri yang akan diterima dalam bentuk emas atau perak. Bagi penganut merkantilisme sumber kekayaan negara adalah dari perdagangan luar negeri, dan uang sebagai hasil surplus perdagangan adalah sumber kekuasaan. Tidak heran kalau kebijaksanaan perdagangan waktu itu sangat mendorong ekspor dan sedapat mungkin berusaha agar impor dibatasi.
Secara garis besar ajaran merkantilism antara lain:
·         Batasi import/ proteksi
·         Pemerintah harus aktif dalam perekonomian
·         Dorong industri produsen barang substitusi impor
·         Surplus nilai ekspor harus dibayar dengan emas (alat penumpuk kekayaan).
·         Uang sebagai tujuan dan mengabaikan kepuasan manusia
·         Perdagangan satu arah (mendorong ekspor, melarang impor).

Penerapan doktrin merkantilisme menimbulkan kesenjangan atau ketidakadilan dalam masyarakat, dimana pada masa itu Saudagar dan Penguasa membentuk suatu kekuatan ekonomi yang sangat kuat dan cenderung merugikan masyarakat lainnya. Inilah yang menjadi dasar kritikan kaum klasik.
      Ajaran tentang doktrin perekonomian liberal yang berasal dari Adam Smith menandai adanya suatu perubahan yang revolusioner dalam pemikiran ekonomi. Pada masa-masa sebelumnya, terutama pada masa merkantilis, peran negara posisinya sangat tinggi di atas individu-individu. Tetapi sejak era Smith kepentingan individu yang lebih diutamakan. Kepentingan negara tidak hanya dinomorduakan, bahkan lebih dari itu, negara justru diberi tugas demi menjamin terciptanya kondisi dimana setiap orang bebas bertindak melakukan yang terbaik bagi diri mereka masing-masing.
Doktrin klasik, antara lain:
·         Kebebasan individu
·         Pasar bebas (penentuan harga berdasarkan mekanisme pasar melalui interaksi permintaan dan penawaran yang didasarkan pada prinsip pasar bebas).
·         Faktor produksi yang menekankan bahwa manusia adalah faktor produksi utama dalam perekonomian.
Jadi ajaran perdagangan bebas pada dasarnya dikembangkan menjadi kritik terhadap merkantilisme. Karena merkantilis menginginkan pembatasan dalam perdagangan, kebijakan mereka akan membatasi pasar untuk produsen domestik dan menghalangi peningkatan standar hidup rakyat (Inggris).
Sumber: Deliarnov
2.    Jelaskan gagasan-gagasan utama (Main idea) dari berbagai pemikiran ekonomi makro terutama dari  aliran Keynesian, aliran Moneteris, aliran makro ekonomi klassik baru (New Classical Macroeconomics),  serta aliran makroekonomi Keynesian baru (New Keynesianism) mengenai issue-issue pokok ekonomi makro berikut:
a.    Pandangan tentang ekonomi pasar (market economy). (nilai 5 poin)
b.    Penyebab ketidakstabilan dalam perekonomian makro. (nilai 5 poin)
c.    Kebijaksanaan makroekonomi yang tepat (appropriate)  (nilai 5 poin)
d.    Pengaruh kebijaksanaan moneter (money supply) terhadap perekonomian. (nilai 5 poin)
e.    Pandangan tentang velositas uang (velocity of money) (nilai 5 poin)
f.     Pengaruh kebijaksanaan fiscal terhadap perekonomian (nilai 5 poin)
g.    Pandangan tentang cost push and demand full inflation. (nilai 5 poin)
(total nilai 35 poin)

Jawaban (Muana Naga Hal 63 / buat dalam bentuk tabel)
LIHAT JAWABAN 25 JAN 2006


3. Berikut ini adalah kerangka analisis Kurva IS-LM:
Anda diminta menganalisis posisi (keadaan) di luar General Equilibrium point (titik E) yaitu posisi:
-       Excess Supply of Goods (ESG)
-       Excess Demand of Goods (EDG)
-       Excess Supply of Money (ESM)
-       Excess Demand of Money (EDM)

Jawaban

LIHAT JAWABAN 25 JAN 2006


4.  Tulis pula esey secara sistematik dan kaitkan dengan  perkembangan  school of thoughts teori ekonomi (historical)  tentang hal-hal berikut:
a. Isu  kelemahan  fondasi mikro dalam teori  ekonomi  makro dewasa ini, sehingga jelas pengamatan Saudara tentang posisi Keynesian dan new Keynesian terutama ketika berhadapan dengan klasik  (monetarist) dan new classical macroeconomics. (nilai 5 POINT)
Jawab :  (Muana Nanga hal 41)  & LIHAT JAWABAN 25 JAN 2006

Isu beberapa kelemahan (weaknesses) dari pandangan kaum klasik dengan mengatakan bahwa (1). Penurunan di dalam tingkat bunga tidak akan secara otomatis mendorong investasi bisnis secara memadai untuk mewujudkan kesempatan kerja penuh (full employment). Keynes mengatakan bahwa rencana investasi oleh sektor bisnis itu selain ditentukan oleh tingkat suku bunga , juga dipengaruhi atau ditentukan oleh ekspektasi mengenai masa yang akan datang. (2) penurunan upah uang (nominal) juga tidak memadai sebagai mekanisme koreksi terhadap masalah pengangguran yang ada. Hal ini disebabkan karena penurunan upah nominal akan ditentang keras oleh kaum buruh, yang memiliki posisi cukup kuat bersama serikat buruhnya.
b. Aggregate supply function: neoclassical synthesis (New classical) vs Keynsian (New Keynesian), sehingga jelas pengamatan Saudara tentang kesalahan perspektif fondasi mikroekonomi untuk makroekonomi tentang derivasi Kurva AS  tersebut (10 POINT)
                   Jawab : Muana Nanga Hal 44 & LIHAT JAWABAN 25 JAN 2006


5. Dalam analisis perekonomian terbuka (open macroeconomic analysis), evaluasi asumsi, mekanisme dan efektivitas dampak kebijaksanaan  ekspansi moneter dalam  regim flexible (managed  floating)  exchange  rate. Kemudian, tunjukkanlah   argumentasi Saudara  baik  dengan menggunakan  framework analisis IS-LM  maupun Monetary Approach serta Assets Approach sehingga jelas perbedaan         esensial tentang asumsi dan prosedur analisis antara pendekatan tersebut dalam menjelaskan suatu fenomena yang sesungguhnya serupa yaitu terjadinya potensi krisis BOP dan depresiasi exchange rate. (nilai 15 POINT).
            Jawab: Muana Nanga Hal 221-223 (flexible (managed floating) exchange rate)
                      Muana Nanga Hal 213-216 (pendekatan LM)