Pertentangkan perbedaan yang hakiki antara teori permintaan aggregate Klassik
dengan Keynesian !.
Pertentangkan pula perbedaan yang hakiki antara teori penawaran aggregate
klasik dan keynesian !
Buat analisa grafis kurva IS-LM yang memperlihatkan
pengaruh kenaikan pengeluaran pemerintah. Kemukakan dengan jelas
variabel-variabel makro yang berubah dengan kebijakan ini!
Melalui analisa grafis kurva IS-LM maka buat analisa
Faktor-faktor
yang mempengaruhi efektifitas kebijakan fiskal
Faktor-faktor
yang mempengaruhi efektifitas kebijakan moneter !
Apa yang saudara gunakan dalam mengukur efektifitas
kebijakan fiscal dan moneter itu !
Berikut ini adalah kerangka analisis Kurva IS-LM
Anda diminta menganalisis posisi
(keadaan) diluar General Equilibrium point (titik E) yaitu posisi :
Excess Supply
of Goods (ESG)
Excess Demand
of Goods (EDG)
Excess Supply
of Money (ESM)
Excess Demand of Money (EDM)
Kurva IS adalah kurva tempat kedudukan
titik-titik dari berbagai hubungan tingkat bunga dengan berbagai tingkat
pendapatan nasional dimana dipenuhinya syarat keseimbangan disektor ekonomi
riil atau barang. Saudara diminta untuk membuat analisis grafis sehingga dapat
membuktikan secara grafik tentang pengertian kurva IS tersebut
Jelaskan gagasan-gagasan utama (Main idea) dari
berbagai pemikiran ekonomi makro terutama dari aliran Keynesian, Monetaris dan
aliran makro ekonomi klasik (New Classical Macroeconomics), serta aliran makro
ekonomi keynesian baru (New Keynesianism) mengenai isu-isu pokok ekonomi makro
berikut :
a. Pandangan tentang ekonomi pasar (market economy)
b. Penyebab ketidakstabilan dalam perekonomian makro
c. Kebijakan makroekonomi yang tepat (appropriate)
d. Pengaruh kebijakan moneter (Money supply)
e. Pandangan tentang velositas uang
f. Pengaruh kebijakan fiskal terhadap perekonomian
Pandangan tentang Cost Push dan Demand Full Inflation
2. Tulis pula esey secara sistematik dan kaitkan
dengan perkembangan school of thoughts teori ekonomi (historical) tentang
hal-hal berikut:
a. Isu kelemahan fondasi mikro dalam teori ekonomi
makro dewasa ini, sehingga jelas pengamatan Saudara tentang posisi Keynesian
dan New Keynesian terutama ketika berhadapan dengan klasik (monetarist) dan new
classical macroeconomics.
b. Aggregate supply function: neoclassical sysnthesis
(New Classical) vs Keynesian (New Keynesian), sehingga jelas pengamatan Saudara
tentang kesalahan perspektif fondasi mikroekonomi untuk makroekonomi tentang
derivasi Kurva AS tersebut.
Dalam analisis perekonomian terbuka (open macroeconomic analysis),
evaluasi asumsi, mekanisme dan efektivitas dampak kebijaksanan ekspansi moneter
dalam regim flexible (managed floating) exchange rate. Kemudian, tunjukkanlah
argumentasi Saudara baik dengan menggunakan framework analisis IS-LM maupun
Monetary Approach serta Assets Approach sehingga jelas perbedaan esensial tentang
asumsi dan prosedur analisis antara pendekatan tersebut dalam menjelaskan suatu
fenomena yang sesungguhnya serupa, yaitu terjadinya potensi krisis BOP dan
depresiasi exchange rate
- Berikut ini
adalah Pendapatan Nasional Bruto (GNP) pada tahun 1981 (dalam milyar
dollar):
GNP = $
2.954 Indirect Taxes = $ 250
NNP = $
2.265 Other (Net) = $ 5
- Berapa besar
depreciation/penyusutan?
GNP – NNP = Depresiasi
- Berapa besar
National Income (NI)
NI = NNP – Indirect Taxes + Other (subsidi)
- Mengapa pajak tidak langsung (indirect taxes) dikurangi dari NNP untuk memperoleh National Income (Pendapatan Nasional)
- Pajak tidak langsung harus dikurangkan, karena tidak mencerminkan balas jasa atas faktor produksi. Sedangkan subsidi (other) harus ditambahkan karena merupakan balas jasa atas faktor produksi, tetapi tidak masuk dalam perhitungan NNP.
Dalam literatur, isu fondasi mikro telah menjadi
dasar gugatan atas teori makro ekonomi Keynesian yang melahirkan New Keynesian
dan dari kubu Moneterist serta Supply Side melahirkan New Classical Economics
atau Rational Expectation. Tulislah esey singkat tentang perkembangan pemikiran
makro ekonomi tersebut baik dari perbedaan perspektif teori dasar, Aggregate
Supply dan Aggregate Demand Function, pengangguran, inflasi dan pertumbuhan
ekonomi maupun perspektif kebijaksanaan makro ekonomi (monetary policy, fiscal
policy, income policy dan penyesuaian BOP serta penentuan Exchange Rate)
Dewasa ini
sumber krisis ekonomi dapat dilihat dari tiga perspektif yang sesungguhnya
juga saling terkait, yaitu Investment – Saving gap, gap pengeluaran dan
penerimaan pemerintah, dan gap ekspor – impor (BOP). Secara teoritis
ataupun empiris, jelaskan mekanisme krisis ekonomi dan rekomendasi jalan
keluar yang tepat menurut pendapat Saudara dan secara spesifik uraikan
pula mekanisme kebijaksanaan moneter (ekspansi moneter) yang secara
teoritis selalu berujung pada posisi defisit BOP dan ancaman devaluasi
atau depresiasi exchange rate yang apabila tak terkendali selalu dapat
berlanjut menjadi krisis ekonomi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar