Kamis, 12 November 2015

PRELIUM-1

Kumpulan soal-soal PRELIUM Program
S-3 (EKONOMI) 
MIKRO  EKONOMI


UJIAN KUALIFIKASI (PRELIM) DOKTOR EKONOMI
SUBJECT           :   Ekonomi Mikro Lanjutan
WAKTU               : 180 MENIT (Selasa, 26-12- 2006)
                               9.00-12.00
Tulis Nama dan nomor Mahasiswa Saudara di sudut kanan atas (pada bagian kertas tak bergaris). Kerjakan semua soal berikut selengkap mungkin. GUNAKAN KERTAS JAWABAN YANG BERBEDA UNTUK TIAP NOMOR SOAL. DALAM MENGALOKASIKAN WAKTU SAUDARA, MAKA PERHATIKANLAH NILAI/POIN TIAP SOAL (TOTAL  NILAI ADALAH 100 POIN).
Soal
  1.  Untuk menjaga kerugian konsumen dan pengusaha itu sendiri, pemerintah telah memiliki undang-undang pengaturan persaingan, terutama ditujukan pada perusahaan monopoly dan monopsony. Pengusaha atau perusahaan monopoly senantiasa berusaha memperbesar pangsa pasar dan keuntungannya melalui pembentukan perusahaan oligopoly.
      Pertanyaan:
a)      Jelaskan sistim operasi Collusive oligopoly!
b)      Jelaskan sistim operasi non-collusive oligopoly, syarat-syarat yang harus dipenuhi dan bagaimana terjadinya Kinked Demand
c)       Di Indonesia, bagi perusahaan baru, sakit mewujudkan oligopoly karena menghadapi 2 (dua) hambatan. Jelaskan!
(Total nilai/poin 30)

2.       Dalam analisa keseimbangan konsumen berdasarkan analisa ordinal, bila diketahui harga barang A naik, sedang harga barang lain yang dibeli yaitu barang B dan pendapatan konsumen tetap (ceteris paribus), maka tingkat kesejahteraan konsumen akan menurun. Apabila  kemudian pemerintah memberikan subsidi pendapatan  yang besarnya sedemikian rupa sehingga konsumen dapat kembali ke tingkat kesejahteraan awal yaitu sebelum harga barang A naik, maka Saudara diminta untuk menggambar secara grafik proses perubahan keseimbangan konsumen ini. Hasil dari gambar grafik Saudara harus jelas, apakah Saudara menggambar income effect reinforces substitution effect atau income effect to offset substitution effect. Apa konsekwensinya terhadap barang A dan B di lihat dari pandangan konsumen? (Total nilai 20 poin)
3.       Apabila barang konsumsi A adalah good goods, sedangkan barang B adalah bad goods, Saudara diminta untuk menggambar keseimbangan konsumen menurut pendekatan ordinal. Apa nama solusi ini? Tulis rumus titik equilibrium itu!. Dalam praktek kegiatan ekonomi, berikan contoh konkrit barang A dan B itu! (Total nilai 15 poin)
4.  Suatu Tim ahli ekonomi telah memberikan dua pilihan rekomendasi yaitu mengenakan profit tax atau input tax bagi sejumlah perusahaan oligopolistik yang beroperasi di wilayah suatu PEMDA. Produk perusahaan-perusahaan oligopolistik ini termasuk komoditas yang merupakan kebutuhan pokok bagi masyarakat dengan menggunakan input utama sumberdaya alam (SDA) yang terbilang langka di daerah tersebut. PEMDA pun ternyata masih membutuhkan ”second opinion” dari para analis mikroekonomi dalam menentukan pilihan antara pengenaan input tax atas SDA yang digunakan perusahaan atau mengenakan profit tax. Coba Saudara kemukakan pertimbangan teoritis berikut analisis dampaknya baik terhadap PEMDA (berupa aspek penerimaan), Perusahaan (berupa keputusan harga dan jumlah produksi) dan konsumen (kesejahteraan konsumen) untuk masing-masing dua pilihan bentuk taxation tersebut.  (Total nilai adalah 20 poin)

5.  Jika diketahui fungsi profit suatu perusahaan sebagai berikut:
     Π(P, W) =  [P4/(64 W12 W2 )],
    dimana P adalah harga output dan W adalah harga input. Tunjukkanlah fungsi permintaan input optimal (maksimisasi profit) untuk input X1 dan X2  serta supplay optimal (output) Y dan kemukakan pula sifat-sifat dari fungsi profit tersebut tehadap P dan W. (Total Nilai adalah 15 poin)






UJIAN KUALIFIKASI (PRELIM) DOKTOR EKONOMI
SUBJECT           :   Ekonomi Mikro Lanjutan
WAKTU               : 180 MENIT (Rabu, 25 Januari 2006)
                               9.00-12.00
GUNAKAN KERTAS JAWABAN YANG BERBEDA UNTUK TIAP NOMOR SOAL. Tulis Nama dan nomor Mahasiswa Saudara di sudut kanan atas (pada bagian kertas yang tak bergaris). Kerjakan hanya 4 dari 5 nomor soal berikut selengkap mungkin, nomor soal 1, 2, dan 3 wajib Saudara kerjakan dan silakan memilih antara nomor 4 dan 5. DALAM MENGALOKASIKAN WAKTU SAUDARA, MAKA PERHATIKANLAH NILAI/POIN TIAP SOAL (TOTAL  NILAI ADALAH 100 POIN).
  1. Given the profit function of the term,
      p* = (1-a-b) (q1/a)-a/1-a-b (q2/b)-b/1-a-b
where q1, q2 are the price of inputs, p* is the unit-output-price profit function, a and b are parameters,
a)      Drive the production function.
b)      Comment on the properties of the profit function.
Given the normalized profit function p*(q1, q2), obtain the production function by a minimizing procedure. (hint: you can assume p*(q1, q2) = C q1g  q2d  where C, g and d are parameters).  (total point 10)
2. PT Pertamina merupakan perusahaan Monopoli sedangkan PT Semen Tonasa merupakan perusahaan yang menghadapi tingkat persaingan pasar tertentu, katakanlah oligopolystic. Kedua perusahaan tersebut terkena krisis ekonomi, akan tetapi tetap berusaha untuk mendapat keuntungan maksimal.
   Pertanyaan:
a)      Jelaskan bagaimana cara kedua perusahaan tersebut dalam hal mencapai: keuntungan, menghindari kerugian dan tetap mencapai titik pulang pokok.
b)      PT. Pertamina untuk mendapat keuntungan melakukan price discrimination, misalkan dengan fungsi inverse permintaan totalnya, P = f(X); serta kurva (fungsi inverse) permintaan segmen pasar adalah P1 = f(X1) dan P2 = f(X2). Andaikan pula Fungsi Biaya Perusahaan adalah C = f(X1 + X2) dengan Maksimisasi Laba, π = (R1  + R2) – C. Lalu ada dua syarat yang harus dipenuhi untuk Maksimisasi Laba, jelaskan dan buktikanlah syarat-syarat tersebut .
c)       PT Semen Tonasa untuk mempertahankan laba dapat melakukan upaya antara lain: 1. Collusive; atau 2. non-collusive oligopoly; Lalu terkait dengan hal tersebut, jelaskanlah konsep: 1) Cournot’s Duopoly Model; 2) Bertrand Duopoly Model; 3) Chamberlin’s Duopoly Model; 4) The Kinked Demand Model.
d)      Jelaskan pula bagaimana cara PT Semen Tonasa bertahan sebagai Price Leader(ship).
 (Total Point adalah 40)
3. Kekuatan dari perusahaan monopoli terletak pada price elasticity of demand (η) dari produknya, yang biasanya dirumuskan dengan rumus:
     MR P (1 + 1/ η)  atau MR P (1 - 1/ |η|)
     Anda diminta untuk menurunkan rumus ini dengan menggunakan maximum profit condition, dari Monopolist Firm yaitu:
     MC = MR P + Q (ΔP/ΔQ)                   (TOTAL POINT 20)
4.       Economists may have an intellectual paradox when they, in general, are well-trained that Perfect Competition Paradigm must act as a norm; Why? In reality, market failures, indeed, are always observed to be a rule. Sebagai reaksi anda terhadap statement ini, Saudara diminta untuk menulis esei tentang berbagai arah dan pengembangan microeconomic modeling  dan masalah-masalah kebijaksanaan ekonomi mikro yang ada dalam literatur dengan menyadari eksistensi source of market failures; dan kemukakan pula posisi Saudara mengenai isu pilihan microeconomic foundation dan konsekuensinya pada the state of macroeconomic theory (Keynesian macroeconomic theory and its rivals).    (Nilai 30 points).
5.  Demi kelestarian, burung Nuri Kepala Hitam dilarang keluar dari Papua. Akibat adanya larangan, maka harga burung tersebut melonjat tinggi dimana-mana. Kemudian, secara bersamaan, dengan adanya larangan justru semakin mempercepat tingkat kepunahannya. Mengapa hal seperti ini dapat terjadi? Tunjukkan atau buat suatu model mikroekonomi yang konsisten dengan jawaban Saudara? Apakah model yang Saudara buat dapat pula diterapkan pada masalah illegal logging di Indonesia, yang juga berarti semakin dilarang akan mempercepat pula hancurnya hutan di Indonesia? (TOTAL POINT 30)









UJIAN KUALIFIKASI (PRELIM) DOKTOR EKONOMI
SUBJECT           :   Ekonomi Mikro Lanjutan
WAKTU               : 180 MENIT (Selasa, 26-12- 2006)
                               9.00-12.00
Tulis Nama dan nomor Mahasiswa Saudara di sudut kanan atas (pada bagian kertas tak bergaris). Kerjakan semua soal berikut selengkap mungkin. GUNAKAN KERTAS JAWABAN YANG BERBEDA UNTUK TIAP NOMOR SOAL. DALAM MENGALOKASIKAN WAKTU SAUDARA, MAKA PERHATIKANLAH NILAI/POIN TIAP SOAL (TOTAL  NILAI ADALAH 100 POIN).
Soal
1.       Untuk menjaga kerugian konsumen dan pengusaha itu sendiri, pemerintah telah memiliki undang-undang pengaturan persaingan, terutama ditujukan pada perusahaan monopoly dan monopsony. Pengusaha atau perusahaan monopoly senantiasa berusaha memperbesar pangsa pasar dan keuntungannya melalui pembentukan perusahaan oligopoly.
      Pertanyaan:
a)      Jelaskan sistim operasi Collusive oligopoly!
b)      Jelaskan sistim operasi non-collusive oligopoly, syarat-syarat yang harus dipenuhi dan bagaimana terjadinya Kinked Demand
c)       Di Indonesia, bagi perusahaan baru, sakit mewujudkan oligopoly karena menghadapi 2 (dua) hambatan. Jelaskan!
(Total nilai/poin 30)
2.       Dalam analisa keseimbangan konsumen berdasarkan analisa ordinal, bila diketahui harga barang A naik, sedang harga barang lain yang dibeli yaitu barang B dan pendapatan konsumen tetap (ceteris paribus), maka tingkat kesejahteraan konsumen akan menurun. Apabila  kemudian pemerintah memberikan subsidi pendapatan  yang besarnya sedemikian rupa sehingga konsumen dapat kembali ke tingkat kesejahteraan awal yaitu sebelum harga barang A naik, maka Saudara diminta untuk menggambar secara grafik proses perubahan keseimbangan konsumen ini. Hasil dari gambar grafik Saudara harus jelas, apakah Saudara menggambar income effect reinforces substitution effect atau income effect to offset substitution effect. Apa konsekwensinya terhadap barang A dan B di lihat dari pandangan konsumen? (Total nilai 20 poin)

3.       Apabila barang konsumsi A adalah good goods, sedangkan barang B adalah bad goods, Saudara diminta untuk menggambar keseimbangan konsumen menurut pendekatan ordinal. Apa nama solusi ini? Tulis rumus titik equilibrium itu!. Dalam praktek kegiatan ekonomi, berikan contoh konkrit barang A dan B itu! (Total nilai 15 poin)
4.  Suatu Tim ahli ekonomi telah memberikan dua pilihan rekomendasi yaitu mengenakan profit tax atau input tax bagi sejumlah perusahaan oligopolistik yang beroperasi di wilayah suatu PEMDA. Produk perusahaan-perusahaan oligopolistik ini termasuk komoditas yang merupakan kebutuhan pokok bagi masyarakat dengan menggunakan input utama sumberdaya alam (SDA) yang terbilang langka di daerah tersebut. PEMDA pun ternyata masih membutuhkan ”second opinion” dari para analis mikroekonomi dalam menentukan pilihan antara pengenaan input tax atas SDA yang digunakan perusahaan atau mengenakan profit tax. Coba Saudara kemukakan pertimbangan teoritis berikut analisis dampaknya baik terhadap PEMDA (berupa aspek penerimaan), Perusahaan (berupa keputusan harga dan jumlah produksi) dan konsumen (kesejahteraan konsumen) untuk masing-masing dua pilihan bentuk taxation tersebut.  (Total nilai adalah 20 poin)
5.  Jika diketahui fungsi profit suatu perusahaan sebagai berikut:
     Π(P, W) =  [P4/(64 W12 W2 )],
    dimana P adalah harga output dan W adalah harga input. Tunjukkanlah fungsi permintaan input optimal (maksimisasi profit) untuk input X1 dan X2  serta supplay optimal (output) Y dan kemukakan pula sifat-sifat dari fungsi profit tersebut tehadap P dan W. (Total Nilai adalah 15 poin)













UJIAN KUALIFIKASI (PRELIM) DOKTOR EKONOMI
SUBJECT           :   Ekonomi Mikro Lanjutan
WAKTU               : 100 MENIT (27 MARET 2005)
                               10.45-12.25
GUNAKAN KERTAS JAWABAN YANG BERBEDA UNTUK TIAP NOMOR SOAL. DALAM MENGALOKASIKAN WAKTU SAUDARA, MAKA PERHATIKANLAH NILAI/POIN TIAP  SOAL (TOTAL  NILAI ADALAH 100 POIN plus BONUS)
Pilih dan Jawablah salah satu dari soal nomor (1) dan (2), namun yang mengerjakan keduanya akan memperoleh bonus. Nomor tiga adalah wajib untuk dijawab.
1.       Consider the following case. If  “his income” is less than 20% of my income I have a taste for charity, i.e., both “his income” and my income are good in terms of my preferences. However, if  “his income” is greater than my income I regard  “his income” as bad (my income is still a good). Elsewhere I regard his income as a neuter. Draw an Indifference map for this case showing clearly the preference directions in the three cases. How realistic are these assumptions?  (total point 50)
2.       Given the profit function of the term,
      p* = (1-a-b) (q1/a)-a/1-a-b (q2/b)-b/1-a-b
where q1, q2 are the price of inputs, p* is the unit-output-price profit function, a and b are parameters,
c)       Drive the production function.
d)      Comment on the properties of the profit function.
Given the normalized profit function p*(q1, q2), obtain the production function by a minimizing procedure. (hint: you can assume p*(q1, q2) = C q1g  q2d  where C, g and d are parameters).  (total point 50)
3.       Di dalam menghadapi krisis ekonomi yang ditimbulkan oleh perang IRAK dengan AS bersama sekutunya akan memaksa manager perusahaan berusaha mempertahankan pencapaian keuntungan maksimum. Ada beberapa strategi  yang dapat diterapkan, antara lain: 1) Price discrimination dan 2) price leadership. Pertanyaan:
a)      Terangkan asumsi, model, dampak, elastisitas harga dari permintaan, dan aturan pemerintah tentang  diskriminasi harga. Buat gambar yang jelas dan terangkan.
b)      Terangkan dengan gambar “the model of the low-cost price leader” dan the model of the dominant firm price leader.”(Total Point 50)

UJIAN KUALIFIKASI (PRELIM) DOKTOR EKONOMI
SUBJECT           :   Ekonomi Mikro Lanjutan
WAKTU               : 180 MENIT (27 Sept. 2004)
                               9.00-12.00
Kerjakan semua soal berikut selengkap mungkin. GUNAKAN KERTAS JAWABAN YANG BERBEDA UNTUK TIAP NOMOR SOAL. DALAM MENGALOKASIKAN WAKTU SAUDARA, MAKA PERHATIKANLAH NILAI/POIN TIAP SOAL (Masing-masing soal bernilai 20 poin, sehingga TOTAL  NILAI ADALAH 100 POIN).
Soal
1.       Perusahaan listrik Negara (PLN) merupakan suatu perusahaan Negara yang berstatus monopoli. Sejak tahun 1998 PLN ikut terkena krisis ekonomi sehingga ikut juga terkena kerugian. PLN  harus berusaha mencapai laba tahunan,  namun menghadapi berbagai kendala.
      Pertanyaan :
    1. Kenapa PLN menderita rugi, sedangkan PLN merupakan perusahaan monopoli.  (nilai 10 poin)
b.      Upaya-upaya apa yang perlu dilakukan sehingga PLN dapat memperoleh untung di masa datang.   (nilai 10 poin)
(total nilai 20 poin)
2.       Dua tahun terkhir terjadi impor legal dan illegal komoditi beras dan gula pasir. Kondisi ini tidak dapat dibiarkan berlangsung karena lebih banyak kerugian. Namun, dampak negatif dan positif terkena pada prilaku konsumen dan produsen beras dan petani tebu. Bahaslah pertanyaan ini. (nilai 20 poin)
3.       Consider the following case. If  “his income” is less than 20% of my income I have a taste for charity, i.e., both “his income” and my income are good in terms of my preferences. However, if  “his income” is greater than my income I regard  “his income” as bad (my income is still a good). Elsewhere I regard his income as a neuter. Draw an Indifference map for this case showing clearly the preference directions in the three cases. How realistic are these assumptions?  (total point = 20).
4.       Economists may have an intellectual paradox when they realized that Perfect Competition Paradigm must act as a norm, while in reality, indeed, market failures are observed to be a rule. Sebagai reaksi anda terhadap statement ini, Saudara diminta untuk menulis esei tentang berbagai arah dan pengembangan microeconomic modeling  dan masalah-masalah kebijaksanaan ekonomi mikro yang ada dalam literatur dengan menyadari eksistensi source of market failure; dan kemukakan pula posisi Saudara mengenai isu pilihan microeconomic foundation dan konsekuensinya pada the state of macroeconomic theory (Keynesian macroeconomic theory and its rivals).    (20 points).
5.       Terdapat debat tentang isu positive and normative economics dalam literatur. Bahaslah isu ini menurut pemahaman Saudara dengan penekanan pada eksistensi general equilibrium untuk aspek positive economics dan  penekanan pada masalah social welfare function (social choice) untuk aspek normative economics. (20 poin)
UJIAN KUALIFIKASI (PRELIM) DOKTOR EKONOMI
SUBJECT           :   Ekonomi Mikro Lanjutan
WAKTU               : 100 MENIT (13 MARET 2003)
                               10.45-12.25
JAWABLAH SEMUA SOAL DI BAWAH DAN GUNAKAN KERTAS JAWABAN YANG BERBEDA UNTUK TIAP NOMOR SOAL. DALAM MENGALOKASIKAN WAKTU SAUDARA, MAKA PERHATIKANLAH NILAI/POIN TIAP  SOAL (TOTAL  NILAI ADALAH 100 POIN)
1.       Perusahaan PT. Djojo merupakan perusahaan monopoli pada salah satu produk industri. Pada negara-negara maju dan termasuk Indonesia telah dibuat undang-undang anti monopoli karena perusahaan monopoli dianggap kurang mendukung tercapainya kesejahteraan masyarakat. Agar PT Djojo dapat terhindar dari kerugian, maka managernya harus mengetahui indikator-indikator ekonomi mikro:
a)      Bahaslah pernyataan berikut ini:
PT. Djojo dapat menghadapi tiga kemungkinan, yaitu, (1) memperoleh untung, (2) tidak rugi/tidak untung, (3) merugi. Gambarkan grafik ketiga kemungkinan tersebut dan jelaskan. (20 poin)
b)      Jalaskan sifat-sifat elastisitas harga dari permintaan dan penawaran serta elastisitas pendapatan dalam kondisi jangka panjang/elastik dan jangka pendek/inelastik. (20 poin)
2.       Kenyataan menunjukkan bahwa produk-produk tertentu seperti rokok dijual “ketengan” di mana saja (per bungkus ataupun per-batang) dengan harga yang lebih tinggi, padahal para grosir menjualnya dengan harga yang jauh lebih murah. Mengapa kenyataan seperti ini terjadi di mana-mana, jelaskan. (30 poin)
3.  Ketika terjadi kegagalan pasar (Market failure) dari berbagai sumber penyebab seperti adanya asymmetric information problems, economic scale, ataupun adanya masalah eksternalitas dan barang publik, maka intervensi pemerintah dibutuhkan dalam berbagai bentuk kebijakan mikroekonomi yang relevan. Namun ketika  pemerintah bermaksud melestarikan populasi burung Nuri kepala hitam di Papua dengan  suatu peraturan yang melarang keluarnya burung tersebut dari Papua, justru mendorong naiknya harga jenis burung ini di mana-mana dan sesungguhnya semakin mempercepat pula kepunahan jenis burung Nuri ini di Papua, Menurut Saudara kenapa hal tersebut bisa terjadi? Jelaskan.  (30 poin)
PRE-TEST
MATAKULIAH    : PENGANTAR EKONOMI MIKRO
HARI                   : SABTU, 24 JULI 2004
WAKTU              : 100 MENIT
DOSEN/KELAS : DR. RAHMATIA YUNUS ZAIN, M.A.
SOAL
1. Jelaskanlah selengkap mungkin cakupan bahasan ekonomi mikro dan perbedaannya dengan cakupan ekonomi makro.
2. Benar atau salah pernyataan berikut (lengkapi pilihan  anda dengan  argumentasi  yang relevan  dan  selengkap  mungkin. PERHATIAN: JAWABAN hanya mengatakan BENAR atau SALAH  tidak memiliki nilai; kecuali jika disertai dengan argumentasi):
  a. Karakteristik  Isoquant  dan  Indifference  curve  secara matematis adalah sama.
  b. Presentasi  fungsi  utilitas disamping  dapat  dinyatakan sebagai  fungsi  dari  komoditi,  juga  dapat  dinyatakan sebagai fungsi dari harga dan pendapatan.
  c. Kondisi  utiliti maksimum tidak selalu terjadi pada  saat marginal rate of substitution sama dengan ratio harga
  d. Kurva  permintaan  (Marshallian demand) adalah  konsisten dengan  maksimisasi  utiliti konsumen pada  tiap  tingkat harga  dan  output tertentu dengan  memiliki  slope  yang positif.
  e. Jika semua harga berubah dengan proporsi yang sama,  maka jumlah  permintaan suatu barang berubah pula secara  proporsional,  sebab  sifat fungsi permintaan  adalah  homogenous degree zero pada harga.
  f.   Barang kebutuhan pokok memiliki elastisiatas permintaan yang sangat elastis, sehingga penjual barang tersebut akan memiliki revenue yang lebih besar apabila  sedikit menurunkan harga atau sebaliknya.
  9. Dalam keadaan long-run analisis fungsi produksi dan biaya sangat terkait dengan prilaku input dan biaya tetap.
  h.  Fungsi  biaya  hanya terkait dengan  jumlah  output  yang ingin diproduksi.
   i.  Profit adalah revenue dikurang biaya tetap.
   j. Fungsi  profit (program maksimisasi profit) memuat  semua informasi  tentang perusahaan baik tentang supply  (harga dan  output  optimal)  maupun  tentang  permintaan  input optimal  kecuali tentang KKN-nya yang konon  penyelesaian masalah  terakhir  ini hanya  membutuhkan  AKUNTAN  tanpa perlu sebuah "nurani kejujuran dari teori ekonomi."
   k. Dalam kondisi pasar persaingan sempurna semua penjual adalah price maker, sehingga harga jual mereka tergantung pada jumlah yang akan dijual/diminta para konsumen.
  l. Keseimbangan dalam pasar persaingan sempurna selalu  menciptakan  keadaan  Efisiensi  Pareto  dan  Zero  economic Profit (tanpa rente ekonomi).
  m. Otak  dan pemikiran Profesor X sangat cemerlang  sehingga mampu menghasilkan GBHN misalnya. Maka di sini baik  GBHN maupun  Profesor  X  adalah Public  goods  dan  sekaligus memiliki ciri eksternalitas bagi kemajuan bangsa.
  n. Masalah Pure Public goods sama sekali tidak dapat diselesaikan melalui mekanisme pasar, sedangkan masalah eksternalitas  dapat diselesaikan melalui pasar jika  pengakuan dan  defenisi  property right  (hak  kepemilikan)  adalah jelas.
  o. Kegagalan  pasar  (Market  failure)  hanya  dapat  muncul akibat  adanya  masalah  information  asymmentry  seperti moral hazard dan adverse selction.   
3. Andaikan dua perusahaan memproduksi barang yang homogen dan menghadapi permintaan pasar berikut:
   P  = 200 - 0,5 (Q1 + Q2); jika diketahui pula bahwa  fungsi biaya masing-masing perusahaan:
   C1 = 5 Q1 dan C2 = 0.5 Q22, maka
  a. Tunjukkan berapa harga barang pada persaingan pasar untuk kedua  perusahaan yang bersaing dan bandingkanlah  harga, jumlah  Q1 dan Q2 serta profit  masing-masing  perusahaan seandainya keduanya melakukan kolusi. 
  b. Seandainya  dua  perusahaan  di  atas  adalah  perusahaan minyak  GORENG, apakah Saudara menganjurkan  kolusi  atau persaingan  antar keduanya? Evaluasi  efek  kesejahteraan dan pola keberpihakan pada ekonomi kerakyatan dari  jawaban/rekomendasi  Saudara.    
4. Jika diketahui indirect utility Fucntion,
    V  = Y/P10.5  P20.5
   tentukanlah fungsi permintaan barang X1 dan X2 dan  masing-masing nilai elastisitas harganya serta jelaskan arti nilai elastisitas  tersebut. (petunjuk gunakan  Roy's  Identity).
5. Jelaskan  apa yang dimaksud dengan "persaingan pasar  (perfect  competition)  kaitannya dengan Pareto  Efisiensi  dan zero  economic  profit. Beri contoh  dan  komentar  tentang komplik  antar efisiensi dan equity dalam  masalah  alokasi sumberdaya serta argumentasi kebutuhan intervensi  kebijaksanaan  pemerintah  yang relevan  menurut  Saudara.  --à> Selamat bekerja semoga sukses
UJIAN KUALIFIKASI (PRELIM) DOKTOR EKONOMI
SUBJECT           :   Ekonomi Mikro Lanjutan
WAKTU               : 100 MENIT (26 Pebruari 2004)
                               10.45-12.25
Soal:
  1. Diketahui bahwa sifat produksi pertanian adalah musiman dan elastisitas permintaan yang inelastic. Coba jelaskan model ekonomi yang digunakan untuk mengestimasi penawaran dan upaya untuk menstabilkan harga agar produsen dan konsumen dapat dilindungi dari fluktuasi harga yang besar. (15 point)
  2. Kita ketahui bahwa banyak kebijakan yang dilaksanakan oleh pemerintah dalam rangka meningkatkan pendapatan petani produsen. Coba jelaskan dengan menggunakan framework yang dapat mengukur besarnya dampak dari kebijakan pemerintah. Misalnya kebijakan subsidi input, harga dasar, proteksi impor dan sebagainya. (15 poin)
  3. Produk-produk komputer di dunia makin banyak dengan persaingan yang ketat. Persaingan harga dalam industri komputer karena adanya peningkatan teknologi komputer yang menyebabkan terjadinya pergeseran kurva biaya.
a)      Bagaimana cara perusahaan komputer meningkatkan keuntungannya. (15 poin)
b)      Jelaskan dengan menggunakan ilustrasi grafik tentang jumlah produksi komputer dan harga komputer dalam industri computer yang kompetitif. (15 poin)
  1. Given the profit function of the term,
      p* = (1-a-b) (q1/a)-a/1-a-b (q2/b)-b/1-a-b
where q1, q2 are the price of inputs, p* is the unit-output-price profit function, a and b are parameters,
e)      Drive the production function.
f)       Comment on the properties of the profit function.
Given the normalized profit function p*(q1, q2), obtain the production function by a minimizing procedure. (hint: you can assume p*(q1, q2) = C q1g  q2d  where C, g and d are parameters).  (total point 25)
5. Kenyataan menunjukkan bahwa konsumen membeli produk-produk tertentu seperti Candy (gula-gula) secara “ketengan” di mana saja (per box ataupun per-biji) dengan harga yang lebih tinggi, padahal para grosir menjualnya dengan harga yang jauh lebih murah. Mengapa kenyataan prilaku konsumen seperti ini terjadi di mana-mana, jelaskan. (15 poin)

UJIAN KUALIFIKASI (PRELIM) DOKTOR EKONOMI
SUBJECT           :   Ekonomi Mikro Lanjutan
WAKTU               : 100 MENIT (13 MARET 2003)
                               10.45-12.25
JAWABLAH SEMUA SOAL DI BAWAH DAN GUNAKAN KERTAS JAWABAN YANG BERBEDA UNTUK TIAP NOMOR SOAL. DALAM MENGALOKASIKAN WAKTU SAUDARA, MAKA PERHATIKANLAH NILAI/POIN TIAP  SOAL (TOTAL  NILAI ADALAH 100 POIN)
  1. Perusahaan PT. Djojo merupakan perusahaan monopoli pada salah satu produk industri. Pada negara-negara maju dan termasuk Indonesia telah dibuat undang-undang anti monopoli karena perusahaan monopoli dianggap kurang mendukung tercapainya kesejahteraan masyarakat. Agar PT Djojo dapat terhindar dari kerugian, maka managernya harus mengetahui indikator-indikator ekonomi mikro:
c)       Bahaslah pernyataan berikut ini:
PT. Djojo dapat menghadapi tiga kemungkinan, yaitu, (1) memperoleh untung, (2) tidak rugi/tidak untung, (3) merugi. Gambarkan grafik ketiga kemungkinan tersebut dan jelaskan. (20 poin)
d)      Jalaskan sifat-sifat elastisitas harga dari permintaan dan penawaran serta elastisitas pendapatan dalam kondisi jangka panjang/elastik dan jangka pendek/inelastik. (20 poin)
2.       Kenyataan menunjukkan bahwa produk-produk tertentu seperti rokok dijual “ketengan” di mana saja (per bungkus ataupun per-batang) dengan harga yang lebih tinggi, padahal para grosir menjualnya dengan harga yang jauh lebih murah. Mengapa kenyataan seperti ini terjadi di mana-mana, jelaskan. (30 poin)
3.  Ketika terjadi kegagalan pasar (Market failure) dari berbagai sumber penyebab seperti adanya asymmetric information problems, economic scale, ataupun adanya masalah eksternalitas dan barang publik, maka intervensi pemerintah dibutuhkan dalam berbagai bentuk kebijakan mikroekonomi yang relevan. Namun ketika  pemerintah bermaksud melestarikan populasi burung Nuri kepala hitam di Papua dengan  suatu peraturan yang melarang keluarnya burung tersebut dari Papua, justru mendorong naiknya harga jenis burung ini di mana-mana dan sesungguhnya semakin mempercepat pula kepunahan jenis burung Nuri ini di Papua, Menurut Saudara kenapa hal tersebut bisa terjadi? Jelaskan.  (30 poin)
UJIAN KUALIFIKASI (PRELIM) DOKTOR EKONOMI
SUBJECT           :   Ekonomi Mikro Lanjutan
WAKTU               : 100 MENIT (9 Oktober 2003)
                               10.45-12.25

JAWABLAH SEMUA SOAL DI BAWAH DAN GUNAKAN KERTAS JAWABAN YANG BERBEDA UNTUK TIAP NOMOR SOAL. DALAM MENGALOKASIKAN WAKTU SAUDARA, MAKA PERHATIKANLAH NILAI/POIN TIAP  SOAL (TOTAL  NILAI ADALAH 100 POIN)
1.       Benar atau Salah pernyataan berikut (lengkapi pilihan  anda dengan  argumentasi  yang relevan  dan  selengkap  mungkin. PERHATIAN: JAWABAN hanya mengatakan BENAR atau SALAH  tidak memiliki nilai; kecuali jika disertai dengan argumentasi) (Total Nilai 60 poin):
  a. Karakteristik  Isoquant  dan  Indifference  curve   secara matematis adalah sama.
  b. Presentasi  fungsi  utilitas disamping  dapat  dinyatakan sebagai  fungsi  dari  komoditi,  juga  dapat  dinyatakan sebagai fungsi dari harga dan pendapatan.
  c. Kondisi  utiliti maksimum tidak selalu terjadi pada  saat marginal rate of substitution sama dengan ratio harga.
  d. Kurva  permintaan  (marshallian demand) adalah  konsisten dengan  maksimisasi  utiliti konsumen pada  tiap  tingkat harga  dan  output tertentu dengan  memiliki  slope  yang positif.
  e. Jika semua harga berubah dengan proporsi yang sama,  maka jumlah  permintaan suatu barang berubah pula secara  proporsional,  sebab  sifat fungsi permintaan  adalah  homogenous degree zero pada harga.
  f. Dalam keadaan long-run analisis fungsi produksi dan biaya sangat terkait dengan prilaku input dan biaya tetap.
  g. Fungsi  biaya  hanya terkait dengan  jumlah  output  yang ingin diproduksi.
  h. fungsi  profit (program maksimisasi profit) memuat  semua informasi  tentang perusahaan baik tentang supply  (harga dan  output  optimal)  maupun  tentang  permintaan  input optimal.
  I. Keseimbangan dalam pasar persaingan sempurna selalu  menciptakan  keadaan  Efisiensi  Pareto  dan  Zero  economic Profit (tanpa rente ekonomi).
  J. Otak  dan pemikiran Profesor X sangat cemerlang  sehingga mampu menghasilkan GBHN misalnya. Maka di sini baik  GBHN maupun  Profesor  X  adalah Public  goods  dan  sekaligus memiliki ciri eksternalitas bagi kemajuan bangsa.
  K. Masalah Pure Public goods sama sekali tidak dapat diselesaikan melalui mekanisme pasar, sedangkan masalah eksternalitas  dapat diselesaikan melalui pasar jika  pengakuan dan  defenisi  property right  (hak  kepemilikan)  adalah jelas.
  L. Kegagalan  pasar  (Market  failure)  hanya  dapat  muncul akibat  adanya  masalah  information  asymmentry  seperti moral hazard dan adverse selction.
2. Economists may have an intellectual paradox when they realized that Perfect Competition Paradigm must act as a norm, while in reality, indeed, market failures are observed to be a rule. Sebagai reaksi anda terhadap statement ini, saudara diminta untuk menulis esei tentang berbagai arah dan pengembangan microeconomic modeling  dan masalah-masalah kebijaksanaan ekonomi mikro yang ada dalam literature dengan menyadari eksistensi source of market failure; dan kemukakan pula posisi Saudara mengenai isu pilihan microeconomic foundation dan konsekuensinya pada the state of macroeconomic theory (Keynesian macroeconomic theory and its rivals).    (20 points).
3. Di Sulsel terdapat tiga pabrik gula dan ikut terkena arus globalisasi, sehingga memerlukan strategi baru. Timbul idea atau issue baru, apakah pabrik tersebut masih dapat dipertahankan operasionalnya. Selama ini pabrik gula berusaha meningkatkan produksi tebu melalui penggunaan bibit unggul, pupuk, obat-obatan,  tenaga kerja dan modal.  Manager pabrik berusaha agar pabriknya memperoleh produksi tebu maksimal. Pabrik selain menanam sendiri, maka juga melakukan  tanam tebu bagi hasil. Selain itu manajer sementara mengamati faktor-faktor produksi mana yang perlu diprioritaskan penambahannya dan dasar  apa dilakukan prioritas penambahan.
 Pertanyaan:
a)      Bahaslah, model-model ekonomi mana yang dapat digunakan oleh manajer untuk menjawab masalah-masalah yang dihadapi. (10 poin)
b)      Bahaslah, Kenapa pada tahun 2003 harga gula impor di Indonesia lebih murah dari produksi gula ketiga pabrik gula di

UJIAN KUALIFIKASI (PRELIM) DOKTOR EKONOMI
SUBJECT           :   Ekonomi Mikro Lanjutan
WAKTU               : 100 MENIT (13 MARET 2003)
                               10.45-12.25

JAWABLAH SEMUA SOAL DI BAWAH DAN GUNAKAN KERTAS JAWABAN YANG BERBEDA UNTUK TIAP NOMOR SOAL. DALAM MENGALOKASIKAN WAKTU SAUDARA, MAKA PERHATIKANLAH NILAI/POIN TIAP  SOAL (TOTAL  NILAI ADALAH 100 POIN)
1.       Perusahaan PT. Djojo merupakan perusahaan monopoli pada salah satu produk industri. Pada negara-negara maju dan termasuk Indonesia telah dibuat undang-undang anti monopoli karena perusahaan monopoli dianggap kurang mendukung tercapainya kesejahteraan masyarakat. Agar PT Djojo dapat terhindar dari kerugian, maka managernya harus mengetahui indikator-indikator ekonomi mikro:
e)      Bahaslah pernyataan berikut ini:
PT. Djojo dapat menghadapi tiga kemungkinan, yaitu, (1) memperoleh untung, (2) tidak rugi/tidak untung, (3) merugi. Gambarkan grafik ketiga kemungkinan tersebut dan jelaskan. (20 poin)
f)       Jalaskan sifat-sifat elastisitas harga dari permintaan dan penawaran serta elastisitas pendapatan dalam kondisi jangka panjang/elastik dan jangka pendek/inelastik. (20 poin)
2.       Kenyataan menunjukkan bahwa produk-produk tertentu seperti rokok dijual “ketengan” di mana saja (per bungkus ataupun per-batang) dengan harga yang lebih tinggi, padahal para grosir menjualnya dengan harga yang jauh lebih murah. Mengapa kenyataan seperti ini terjadi di mana-mana, jelaskan. (30 poin)
3.       Ketika terjadi kegagalan pasar (Market failure) dari berbagai sumber penyebab seperti adanya asymmetric information problems, economic scale, ataupun adanya masalah eksternalitas dan barang publik, maka intervensi pemerintah dibutuhkan dalam berbagai bentuk kebijakan mikroekonomi yang relevan. Namun ketika  pemerintah bermaksud melestarikan populasi burung Nuri kepala hitam di Papua dengan  suatu peraturan yang melarang keluarnya burung tersebut dari Papua, justru mendorong naiknya harga jenis burung ini di mana-mana dan sesungguhnya semakin mempercepat pula kepunahan jenis burung Nuri ini di Papua, Menurut Saudara kenapa hal tersebut bisa terjadi? Jelaskan.  (30 poin)


1 komentar:

  1. Ass. pak bisa dikirimkan file soal2 prelium lengkap ke email sy : andiharmokoarifin86@gmail.com

    BalasHapus