Soal 2005
1. Dalam
wacana Classical Macroeconomics anda diminta untuk merekonstruksi the
classical revolution khususnya bagaimana kaum Klasik melakukan koreksi
terhadap doktrin Merchantilism abad 16 dan 17 itu!
(nilai 15 poin)
JAWAB
Istilah “merkantilisme”
berasal dari kata merchant, yang
berarti “pedagang”. Menurut paham merkantilisme, tiap negara
yang berkeinginan untuk maju harus melakukan perdagangan dengan negara lain.
Sumber kekayaan negara harus akan diperoleh melalui “surplus” perdagangan luar
negeri yang akan diterima dalam bentuk emas atau perak. Bagi penganut
merkantilisme sumber kekayaan negara adalah dari perdagangan luar negeri, dan
uang sebagai hasil surplus perdagangan adalah sumber kekuasaan. Tidak heran
kalau kebijaksanaan perdagangan waktu itu sangat mendorong ekspor dan sedapat
mungkin berusaha agar impor dibatasi.
Secara garis besar ajaran merkantilism antara lain:
·
Batasi import/ proteksi
·
Pemerintah harus aktif dalam perekonomian
·
Dorong industri produsen barang substitusi
impor
·
Surplus nilai ekspor harus dibayar dengan
emas (alat penumpuk kekayaan).
·
Uang sebagai tujuan dan mengabaikan kepuasan
manusia
·
Perdagangan satu arah (mendorong ekspor,
melarang impor).
Penerapan
doktrin merkantilisme menimbulkan kesenjangan atau ketidakadilan dalam
masyarakat, dimana pada masa itu Saudagar dan Penguasa membentuk suatu kekuatan
ekonomi yang sangat kuat dan cenderung merugikan masyarakat lainnya. Inilah
yang menjadi dasar kritikan kaum klasik.
Ajaran tentang doktrin perekonomian
liberal yang berasal dari Adam Smith menandai adanya suatu perubahan yang
revolusioner dalam pemikiran ekonomi. Pada masa-masa sebelumnya, terutama pada masa merkantilis, peran negara
posisinya sangat tinggi di atas individu-individu. Tetapi sejak era Smith
kepentingan individu yang lebih diutamakan. Kepentingan negara tidak hanya
dinomorduakan, bahkan lebih dari itu, negara justru diberi tugas demi menjamin
terciptanya kondisi dimana setiap orang bebas bertindak melakukan yang terbaik
bagi diri mereka masing-masing.
Doktrin
klasik, antara lain:
·
Kebebasan individu
·
Pasar bebas (penentuan harga berdasarkan
mekanisme pasar melalui interaksi permintaan dan penawaran yang didasarkan pada
prinsip pasar bebas).
·
Faktor produksi yang menekankan bahwa manusia
adalah faktor produksi utama dalam perekonomian.
Jadi
ajaran perdagangan bebas pada dasarnya dikembangkan menjadi kritik terhadap
merkantilisme. Karena merkantilis menginginkan pembatasan dalam perdagangan,
kebijakan mereka akan membatasi pasar untuk produsen domestik dan menghalangi
peningkatan standar hidup rakyat (Inggris).
Sumber:
Deliarnov
2. Jelaskan
gagasan-gagasan utama (Main idea)
dari berbagai pemikiran ekonomi makro terutama dari aliran Keynesian, aliran Moneteris, aliran
makro ekonomi klassik baru (New Classical
Macroeconomics), serta aliran
makroekonomi Keynesian baru (New
Keynesianism) mengenai issue-issue pokok ekonomi makro berikut:
a.
Pandangan tentang ekonomi pasar (market economy). (nilai 5 poin)
b.
Penyebab ketidakstabilan dalam perekonomian
makro. (nilai 5 poin)
c.
Kebijaksanaan makroekonomi yang tepat (appropriate) (nilai
5 poin)
d.
Pengaruh kebijaksanaan moneter (money supply) terhadap perekonomian. (nilai 5 poin)
e.
Pandangan tentang velositas uang (velocity of money) (nilai 5 poin)
f.
Pengaruh kebijaksanaan fiscal terhadap perekonomian
(nilai 5 poin)
g.
Pandangan tentang cost push and demand full inflation. (nilai 5 poin)
(total
nilai 35 poin)
Jawaban (Muana Naga Hal 63 / buat dalam bentuk tabel)
LIHAT JAWABAN 25 JAN 2006
3.
Berikut ini adalah kerangka analisis Kurva IS-LM:

Anda diminta menganalisis posisi (keadaan) di
luar General Equilibrium point (titik E) yaitu posisi:
-
Excess Supply of Goods (ESG)
-
Excess Demand of Goods (EDG)
-
Excess Supply of Money (ESM)
-
Excess Demand of Money (EDM)
Jawaban
LIHAT JAWABAN 25 JAN 2006
4. Tulis pula esey secara sistematik dan kaitkan
dengan perkembangan school
of thoughts teori ekonomi (historical) tentang hal-hal
berikut:
a.
Isu kelemahan fondasi mikro dalam teori ekonomi
makro dewasa ini, sehingga jelas pengamatan Saudara tentang posisi
Keynesian dan new Keynesian terutama ketika berhadapan dengan klasik (monetarist) dan new classical macroeconomics. (nilai
5 POINT)
Jawab : (Muana
Nanga hal 41) & LIHAT JAWABAN 25 JAN 2006
Isu beberapa kelemahan (weaknesses) dari pandangan kaum
klasik dengan mengatakan bahwa (1). Penurunan di dalam tingkat bunga tidak akan
secara otomatis mendorong investasi bisnis secara memadai untuk mewujudkan
kesempatan kerja penuh (full employment). Keynes mengatakan bahwa rencana
investasi oleh sektor bisnis itu selain ditentukan oleh tingkat suku bunga ,
juga dipengaruhi atau ditentukan oleh ekspektasi mengenai masa yang akan
datang. (2) penurunan upah uang (nominal) juga tidak memadai sebagai mekanisme
koreksi terhadap masalah pengangguran yang ada. Hal ini disebabkan karena
penurunan upah nominal akan ditentang keras oleh kaum buruh, yang memiliki
posisi cukup kuat bersama serikat buruhnya.
b. Aggregate supply function: neoclassical synthesis
(New classical) vs Keynsian (New Keynesian), sehingga jelas pengamatan
Saudara tentang kesalahan perspektif fondasi mikroekonomi untuk makroekonomi
tentang derivasi Kurva AS tersebut (10 POINT)
Jawab : Muana Nanga Hal
44 & LIHAT JAWABAN 25 JAN 2006
5. Dalam analisis perekonomian terbuka (open macroeconomic analysis), evaluasi
asumsi, mekanisme dan efektivitas dampak kebijaksanaan ekspansi
moneter dalam regim flexible (managed floating) exchange
rate. Kemudian,
tunjukkanlah argumentasi Saudara baik
dengan menggunakan framework analisis IS-LM maupun Monetary
Approach serta Assets Approach
sehingga jelas perbedaan esensial
tentang asumsi dan prosedur analisis antara pendekatan tersebut dalam
menjelaskan suatu fenomena yang sesungguhnya serupa yaitu terjadinya potensi krisis
BOP dan depresiasi exchange rate. (nilai 15 POINT).
Jawab: Muana Nanga Hal 221-223 (flexible (managed floating) exchange rate)
Muana Nanga Hal 213-216 (pendekatan LM)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar