Kamis, 12 November 2015

PRELIUM-7

Soal 2005
1.    Dalam wacana Classical Macroeconomics anda diminta untuk merekonstruksi the classical revolution khususnya bagaimana kaum Klasik melakukan koreksi terhadap doktrin Merchantilism abad 16 dan 17 itu!
             (nilai 15 poin)
JAWAB
      Istilah “merkantilisme” berasal dari kata merchant, yang berarti “pedagang”. Menurut paham merkantilisme, tiap negara yang berkeinginan untuk maju harus melakukan perdagangan dengan negara lain. Sumber kekayaan negara harus akan diperoleh melalui “surplus” perdagangan luar negeri yang akan diterima dalam bentuk emas atau perak. Bagi penganut merkantilisme sumber kekayaan negara adalah dari perdagangan luar negeri, dan uang sebagai hasil surplus perdagangan adalah sumber kekuasaan. Tidak heran kalau kebijaksanaan perdagangan waktu itu sangat mendorong ekspor dan sedapat mungkin berusaha agar impor dibatasi.
Secara garis besar ajaran merkantilism antara lain:
·         Batasi import/ proteksi
·         Pemerintah harus aktif dalam perekonomian
·         Dorong industri produsen barang substitusi impor
·         Surplus nilai ekspor harus dibayar dengan emas (alat penumpuk kekayaan).
·         Uang sebagai tujuan dan mengabaikan kepuasan manusia
·         Perdagangan satu arah (mendorong ekspor, melarang impor).

Penerapan doktrin merkantilisme menimbulkan kesenjangan atau ketidakadilan dalam masyarakat, dimana pada masa itu Saudagar dan Penguasa membentuk suatu kekuatan ekonomi yang sangat kuat dan cenderung merugikan masyarakat lainnya. Inilah yang menjadi dasar kritikan kaum klasik.
      Ajaran tentang doktrin perekonomian liberal yang berasal dari Adam Smith menandai adanya suatu perubahan yang revolusioner dalam pemikiran ekonomi. Pada masa-masa sebelumnya, terutama pada masa merkantilis, peran negara posisinya sangat tinggi di atas individu-individu. Tetapi sejak era Smith kepentingan individu yang lebih diutamakan. Kepentingan negara tidak hanya dinomorduakan, bahkan lebih dari itu, negara justru diberi tugas demi menjamin terciptanya kondisi dimana setiap orang bebas bertindak melakukan yang terbaik bagi diri mereka masing-masing.
Doktrin klasik, antara lain:
·         Kebebasan individu
·         Pasar bebas (penentuan harga berdasarkan mekanisme pasar melalui interaksi permintaan dan penawaran yang didasarkan pada prinsip pasar bebas).
·         Faktor produksi yang menekankan bahwa manusia adalah faktor produksi utama dalam perekonomian.
Jadi ajaran perdagangan bebas pada dasarnya dikembangkan menjadi kritik terhadap merkantilisme. Karena merkantilis menginginkan pembatasan dalam perdagangan, kebijakan mereka akan membatasi pasar untuk produsen domestik dan menghalangi peningkatan standar hidup rakyat (Inggris).
Sumber: Deliarnov
2.    Jelaskan gagasan-gagasan utama (Main idea) dari berbagai pemikiran ekonomi makro terutama dari  aliran Keynesian, aliran Moneteris, aliran makro ekonomi klassik baru (New Classical Macroeconomics),  serta aliran makroekonomi Keynesian baru (New Keynesianism) mengenai issue-issue pokok ekonomi makro berikut:
a.    Pandangan tentang ekonomi pasar (market economy). (nilai 5 poin)
b.    Penyebab ketidakstabilan dalam perekonomian makro. (nilai 5 poin)
c.    Kebijaksanaan makroekonomi yang tepat (appropriate(nilai 5 poin)
d.    Pengaruh kebijaksanaan moneter (money supply) terhadap perekonomian. (nilai 5 poin)
e.    Pandangan tentang velositas uang (velocity of money) (nilai 5 poin)
f.     Pengaruh kebijaksanaan fiscal terhadap perekonomian (nilai 5 poin)
g.    Pandangan tentang cost push and demand full inflation. (nilai 5 poin)
(total nilai 35 poin)

Jawaban (Muana Naga Hal 63 / buat dalam bentuk tabel)
LIHAT JAWABAN 25 JAN 2006


3. Berikut ini adalah kerangka analisis Kurva IS-LM:
Anda diminta menganalisis posisi (keadaan) di luar General Equilibrium point (titik E) yaitu posisi:
-       Excess Supply of Goods (ESG)
-       Excess Demand of Goods (EDG)
-       Excess Supply of Money (ESM)
-       Excess Demand of Money (EDM)

Jawaban

LIHAT JAWABAN 25 JAN 2006


4.  Tulis pula esey secara sistematik dan kaitkan dengan  perkembangan  school of thoughts teori ekonomi (historical)  tentang hal-hal berikut:
a. Isu  kelemahan  fondasi mikro dalam teori  ekonomi  makro dewasa ini, sehingga jelas pengamatan Saudara tentang posisi Keynesian dan new Keynesian terutama ketika berhadapan dengan klasik  (monetarist) dan new classical macroeconomics. (nilai 5 POINT)
Jawab :  (Muana Nanga hal 41)  & LIHAT JAWABAN 25 JAN 2006

Isu beberapa kelemahan (weaknesses) dari pandangan kaum klasik dengan mengatakan bahwa (1). Penurunan di dalam tingkat bunga tidak akan secara otomatis mendorong investasi bisnis secara memadai untuk mewujudkan kesempatan kerja penuh (full employment). Keynes mengatakan bahwa rencana investasi oleh sektor bisnis itu selain ditentukan oleh tingkat suku bunga , juga dipengaruhi atau ditentukan oleh ekspektasi mengenai masa yang akan datang. (2) penurunan upah uang (nominal) juga tidak memadai sebagai mekanisme koreksi terhadap masalah pengangguran yang ada. Hal ini disebabkan karena penurunan upah nominal akan ditentang keras oleh kaum buruh, yang memiliki posisi cukup kuat bersama serikat buruhnya.
b. Aggregate supply function: neoclassical synthesis (New classical) vs Keynsian (New Keynesian), sehingga jelas pengamatan Saudara tentang kesalahan perspektif fondasi mikroekonomi untuk makroekonomi tentang derivasi Kurva AS  tersebut (10 POINT)
                   Jawab : Muana Nanga Hal 44 & LIHAT JAWABAN 25 JAN 2006


5. Dalam analisis perekonomian terbuka (open macroeconomic analysis), evaluasi asumsi, mekanisme dan efektivitas dampak kebijaksanaan  ekspansi moneter dalam  regim flexible (managed  floating)  exchange  rate. Kemudian, tunjukkanlah   argumentasi Saudara  baik  dengan menggunakan  framework analisis IS-LM  maupun Monetary Approach serta Assets Approach sehingga jelas perbedaan         esensial tentang asumsi dan prosedur analisis antara pendekatan tersebut dalam menjelaskan suatu fenomena yang sesungguhnya serupa yaitu terjadinya potensi krisis BOP dan depresiasi exchange rate. (nilai 15 POINT).
            Jawab: Muana Nanga Hal 221-223 (flexible (managed floating) exchange rate)
                      Muana Nanga Hal 213-216 (pendekatan LM)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar